Lompat ke isi
Sistem
Universitas Tazkia
Talkshow & Seminar

Monday Forum Series 366 - Pendidik di Kampus Pendidik di Rumah

BOGOR, 7 September 2026 - Mengajar di ruang kuliah dan mendidik anak di rumah sering kali menjadi dua tantangan besar yang dihadapi oleh para akademisi. Dalam gelaran Monday Forum Series 366 di Meeting Room Lt.3 Universitas Tazkia, topik ini dibahas secara mendalam bersama Dr. Bibi Jan Mohamed Ayyub (Educator & Social Activist asal Singapura) dan dipandu oleh Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc.

Universitas Tazkia Universitas Tazkia Penulis
Monday Forum Series 366 - Pendidik di Kampus Pendidik di Rumah

BOGOR, 7 September 2026 - Mengajar di ruang kuliah dan mendidik anak di rumah sering kali menjadi dua tantangan besar yang dihadapi oleh para akademisi. Dalam gelaran Monday Forum Series 366 di Meeting Room Lt.3 Universitas Tazkia, topik ini dibahas secara mendalam bersama Dr. Bibi Jan Mohamed Ayyub (Educator & Social Activist asal Singapura) dan dipandu oleh Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc.

Acara yang berlangsung secara hybrid ini menghadirkan suasana unik. Kendati mengusung topik yang tergolong berat, penyampaian materi disampaikan dengan gaya semi-quad language yang ringan, hangat, dan mudah dicerna oleh seluruh audiens.

3 Catatan Penting untuk Para Pendidik & Orang Tua

Sebagai akademisi sekaligus orang tua, ada tiga mindset utama yang patut kita renungkan bersama:

  1. Kelembutan Tanpa Sekat (Kampus vs. Rumah) Sering kali kita bisa tampil sabar dan lembut di hadapan mahasiswa, namun justru kehilangan kesabaran saat menghadapi anak sendiri di rumah. Membawa semangat QS. Al-Isra ayat 23, Prof. Murniati Mukhlisin Guru Besar Universitas Tazkia mengingatkan pentingnya bakti dan kelembutan sikap yang setara baik kepada mahasiswa maupun buah hati di rumah.

  2. Gunakan Narasi Al-Qur'an, Jangan Utamakan Teori Barat Dr. Bibi Jan , menekankan bahwa pengasuhan (parenting) dan kepemimpinan yang berdampak harus berakar pada narasi Al-Qur'an. Teori modern boleh dipelajari, tetapi Al-Qur'an adalah panduan utama untuk menciptakan kehidupan yang membawa maslahat bagi umat.

  3. Manajemen Ekspektasi dan Waktu "Time is very valuable," tegas Dr. Bibi. Ilmu yang kita bagikan tidak akan mengurangi apa yang kita miliki, karena semakin banyak ilmu yang dibagikan, semakin banyak yang Allah berikan. Kuncinya adalah menggantungkan ekspektasi hanya kepada Allah SWT, bukan kepada manusia, agar tidak mudah kecewa.

Kutipan Inspiratif dari Monday Forum 366 Universitas Tazkia :

"Kita tak tahu, Allah yang ajar kita. We must be mindful, every intention ini 'amalu bin niat. Mesti berharap hanya kepada Allah SWT."

 - Dr. Bibi Jan Mohamed Ayyub

"Tak ada satupun milik kita, semua milik Allah SWT. Kita harus bawa rahmat untuk diri sendiri dan keluarga. Manusia itu lemah, maka pujilah Allah SWT."

"Lelah-lelah karena Lillah."

Menjadi pendidik dan orang tua adalah perjalanan panjang yang melelahkan. Namun, ketika setiap lelah diniatkan karena Allah SWT (lillah) dan kita hanya bergantung pada-Nya, peran yang berat ini akan terasa jauh lebih ringan dan penuh berkah.

Promo Promo